Tak Peduli Keberatan Rusia, THAAD Amerika Tiba di Rumania dan akan menjadi ancaman nyata bagi Rusia.

Meski mendapat tentangan dari Rusia, Amerika Serikat tetap mengirimkan sistem pertahanan udara Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) ke Rumania. Sistem tersebut telah dikirimkan dengan pesawat C-17 Globemaster III di Pangkalan Udara Mihail Kogalniceanu (MK) Rumania.
“THAAD dikerahkan ke Rumania dari Brigade Artileri Pertahanan Udara ke-69, Komando Pertahanan Udara dan Rudal ke-32 dari Fort Bliss, Texas,” demikian menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Komando Pertahanan Udara dan Rudal ke-10 Amerika.
Juga ditambahkan bahwa penyebaran THAAD dilakukan mendukung misi Pertahanan Rudal Balistik NATO dan memperkuat komitmen Amerika yang kuat dan tak henti-hentinya untuk membela sekutu NATO.
Bulan lalu, para pejabat NATO mengatakan bahwa Amerika Serikat akan memenuhi komitmennya untuk Pertahanan Rudal Balistik NATO dengan penempatan sementara sistem THAAD ke Deveselu di Rumania.
“Unit THAAD akan berada di bawah kendali operasional NATO dan kontrol politik penuh Dewan Atlantik Utara. Sistem ini akan tetap beroperasi sampai situs Aegis Ashore Romania kembali online. Pembaruan dan penyebaran diharapkan berlangsung beberapa minggu,” tambah pernyataan tersebut.
Juga menekankan bahwa Sesuai dengan sistem Pertahanan Rudal Balistik NATO, unit THAAD akan difokuskan pada potensi ancaman dari luar kawasan Euro-Atlantik.
Sebelumnya Rusia mempertanyakan maksud Amerika mengirimkan senjata canggih tersebut ke dekat wilayahnya. Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko mengatakan bahwa Moskow sedang memantau penyebaran sistem THAAD tersebut.
“Kami memperhatikan ini dengan seksama. Ada pepatah Rusia yang mengatakan bahwa tidak ada yang lebih lama dari sementara. Ada pertanyaan tentang digunakan untuk apa sistem THAAD dan apa arti modernisasi fasilitas di Rumania,” kata Grushko kepada wartawan sebagaimana dikutip Sputnik Sabtu 13 April 2019.
Grushko menambahkan bahwa Moskow memandang negatif peningkatan aktivitas NATO di wilayah Laut Hitam, yang menghambat stabilitas di wilayah ini.
THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) merupakan salah satu sistem rudal pertahanan udara tercanggih di dunia yang mampu mencegat ancaman rudal balistik jarak pendek, menengah, dan jauh dengan tingkat keberhasilan hingga 100%, Rusia juga tahu kemampuan thaad bukan sekedar rudal pertahanan udara akan tetapi juga berfungsi sebagai peluncur rudal darat jarak menengah dan sistem radar dan data thaad juga mampu meluncurkan rudal darat jarak menengah berhulu ledak nuklir' inilah kenapa Rusia begitu khawatir dengan thaad berada di Rumania karena peluncur thaad mempunyai fungsi yang sama dengan S-400 yang juga mampu menjadi peluncur rudal darat jarak menengah berhulu ledak nukir.


